Penelitian Bahasa Indonesia

Adjektiva dan Adverbia dalam Bahasa Indonesia. Sry Satriya Wisnu S., Titik Indiyastini, dan Nantje Harijati Wijaya. 2000. x, 110 hlm.; 21 cm.

Bahan Pelajaran Bahasa Indonesia dalam Buku SMA. Imam Hanafi [et al.]. 1981. xvi, 147 hlm.; 21 cm.

Bahasa dan Pengembangan Bangsa. Amran Halim (editor). 1981. iv, 382 hlm.; 21 cm.

Bahasa Indonesia Ragam Lisan Fungsional Bentuk dan Pilihan Kata. Yayah B. Lumintaintang, Titik Indiyastini, dan Wati Kurniawati. 1998. xiii, 129 hlm.; 21 cm.

Bahasa Indonesia: Pemakai dan Pemakaiannya. Hasan Alwi. 2000. xiv, 170 hlm.; 21 cm.

Bahasa Daerah dan Otonomi Daerah. Dendy Sugono dan Abdul Rozak Zaidan. 2001. xvii, 213 hlm.; 21 cm.

Beberapa Konsep dalam Sintaksis. E. Zaenal Arifin 1996. iii, 53 hlm.; 21 cm.

Bentuk dan Pilihan Kata. Hasan Alwi, C. Ruddyanto, dan M. Djasmin Nasution. 1991. v, 43 hlm.; 21 cm.

Dasar-Dasar Semiotik (Elemente der Semiotik). Jurgen Trabaut; penerjemah: Sally Pattinasarany. 1996. vii, 119 hlm.; 21 cm.

Dialektologi: Sebuah Pengantar. Ayatrohaedi. 1979. xi, 65 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Indonesia: Sebuah Studi Deskriptif. Ny. A. Aminoedin [et al.]. 1985. xvii, 159 hlm.; 21 cm.

Frasa Preposisi dalam Bahasa Indonesia. Hans Lapoliwa. 1992. ix, 89 hlm.; 21 cm.

Interfensi Bahasa Jawa dalam Surat Kabar Berbahasa Indonesia. Mustakim. 1994. x, 133 hlm.; 21 cm.

Interferensi Gramatikal Bahasa Bali dalam Pemakaian Bahasa Indonesia Murid Sekolah Dasar di Bali. Ketut Rinjin [et al.]. 1981. xi, 129 hlm.; 21 cm.

Interferensi Gramatikal Bahasa Indonesia dalam Bahasa Jawa. Abdulhayi [et al.]. 1985. xiii, 124 hlm.; 21 cm.

Interferensi Gramatikal Bahasa Madura terhadap Bahasa Indonesia Tulis Murid Kelas VI Sekolah Dasar Jawa Timur. Nuril Huda [et al.]. 1981. xvi, 106 hlm.; 21 cm

Interferensi Leksikal Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Lampung. Sudradjat [et al.]. 1990. x, 93 hlm.; 21 cm.

Jumlah Kosakata Bahasa Indonesia dalam Buku Pelajaran SMTA. Bistok  Siahaan [et al.]. 1992. viii, 199 hlm.; 21 cm.

Kajian Ketidakcermatan Penggunaan Bahasa Indonesia Pendeta-Pendeta Gereja Kristen Jawa Sinode Jawa Tengah: Sebuah Studi Kasus. Sukardi Mp. 2001. ix, 142 hlm.; 21 cm.

Kalimat Terbelah (Cleft Sentence) dalam Bahasa Indonesia. Tri Iryani Hastuti, Utjen Djusen Ranabrata, dan Muh. Abdul Khak. 1994. xi, 38 hlm.; 21 cm.

Kata Ulang dalam Bahasa Indonesia: Tinjauan Sintaksis. Sri Winarti, Wati Kurniawati, dan Utari Sadewo. 2000. viii, 107 hlm.; 21 cm.

Keberterimaan Kosakata Baku Bahasa Indonesia. Sutejo, Mustakim, dan Suladi. 2000. viii, 112 hlm.; 21 cm.

Keberterimaan Kosakata Baku dalam Bahasa Indonesia: Hasil Jajak Pendapat di Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Sutejo, Lien Sutini, dan Nani Darheni. 2002. viii, 116 hlm.; 21 cm.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia di Jawa Timur. Sujanto [et al.]. 1979.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia di Timor Timur. Basennang Saliwangi [et al.. 1985. xxii, 218 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas III SMP Sumatra Utara:  Membaca dan Menulis. M. Silitonga [et al.]. 1984. xii, 368 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia (Membaca dan Menulis) Murid Kelas VI Sekolah Dasar di Daerah Gorontalo. Habu Wahidji [et al.]. 1985. xvi, 115 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia (Mendengar dan Berbicara) Siswa Kelas III SMP Sumatra Utara. Abu Bakar [et al.]. 1985. xiii, 98 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Kelas VI Sekolah Dasar di Bali: Mendengarkan dan Berbicara. I Gusti Ngurah Bagus [et al.]. 1981. xvi, 144 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Kelas VI Sekolah Dasar yang Berbahasa Bugis: Mendengarkan dan Berbicara. Abd. Aziz Syarif [et al.]. 1981. xxi, 250 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Kelas VI Sekolah Dasar yang Berbahasa Ibu Bahasa Aceh: Mendengarkan dan Berbicara. Husny Yusuf [et al.]. 1981. xiv, 112 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Sekolah Dasar yang Berbahasa Ibu Bahasa Cina di Kotamadya Pontianak. Sutini Paimin [et al.]. 1985. xvii, 73 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Kelas III Sekolah Menengah Pertama Sumatra Barat: Membaca dan Menulis. Halipami Rasyad [et al.]. 1981. xii, 86 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Sekolah Dasar Kabupaten Kupang.Urian Bait [et al.]. 1987. xxiii, 193 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Kelas III SPG Jawa Timur: Membaca. Soedjianto [et al.]. 1981. xvii, 114 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid-Murid Kelas VI Sekolah Dasar di Tembilahan: Mendengarkan dan Berbicara. Idrus Lubis [et al.]. 1984. xii, 368 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Sekolah Dasar Kelas VI Kotamadya Yogyakarta. Sri Hastuti P.H. [et al.]. 1985. xviii, 244 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid-Murid Kelas III SMP Negeri Jawa Barat: Membaca dan Menulis. Sulaiman B. Adiwidjaja [et al.]. 1981. xiv, 115 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Sekolah Pendidikan Guru Negeri di Jawa Barat: Mendengarkan dan Berbicara. Yus Rusyana dan Sutardi Wirasasmita. 1981. xii, 156 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas III SPG Negeri di Bali. Sunaryono Basuki [et al.]. 1986. xv, 115 hlm.; 21 cm.

Keparalelan dalam Kalimat Majemuk Campuran Bahasa Indonesia. Buha Aritonang, Yayah B. Lumintaintang, dan Ririen Ekoyanantiasih. 2001. viii, 104 hlm.; 21 cm.

Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Media Cetak. Gustav Sitindaon, Nantje Harijatiwidjaja, dan Suharna. 1995. 2 jil.; 21 cm.

Kesinoniman dalam Bahasa Indonesia. Dad Murniah, Hari Sulastri, dan Atidjah H. 2000. x, 102 hlm.; 21 cm.

Ketaksonomian Alat Kesehatan dalam Bahasa Indonesia. Alma Evita Almanar dan Dedi Puryadi. 2000. viii, 208 hlm.; 21 cm.

Ketaksonomian Alat Pertanian. Amran Purba, Hartini Supadi, dan Cormentyna Sitanggang. 1999. xi, 171 hlm.; 21 cm.

Ketansubjekan dalam Bahasa Jurnalistik. Dendy Sugono. 1991. xv, 89 hlm.; 21 cm.

Keterangan Pewatas: Klausa Pewatas dalam Bahasa Indonesia. Caca Sudarsa [et al.]. 1993. xi, 53 hlm.; 21 cm.

Keterbacaan Kalimat Bahasa Indonesia dalam Buku Pelajaran SLTP. Suladi, Wiwiek Dwi Astuti, dan K. Biskoyo. 2000. vi, 214 hlm.; 21 cm.

Kohesi dalam Media Massa Cetak Bahasa Indonesia: Studi Kasus Tajuk. Suladi, Non Martis, dan Titik Indiyastini. 2000. viii, 144 hlm.; 21 cm.

Komposisi dalam Bahasa Indonesia. Nafron Hasjim dan Amran Tasai.1992. iv, 29 hlm.; 21 cm.

Konjungsi Subordinatif dalam Bahasa Indonesia. Sri Nardiati [et al.. 1996. xv, 244 hlm.; 21 cm.

Konstruksi Frasa dengan Kata yang. Marida G. Siregar, Tri Saptarini, dan Ririen Ekoyanantiasih. 2000. viii, 88 hlm.; 21 cm.

Konstruksi Tema Rema dalam Bahasa Indonesia Lisan Tidak Resmi Masyarakat Kotamadya Malang. Suparno. 1993. xiv, 316 hlm.; 23 cm.

Medan Makna Aktivitas Tangan dalam Bahasa Indonesia. Edi Setiyanto, Restu Sukesti, dan Wiwin Erni Siti Nurlina. 1997. ix, 165 hlm.; 21 cm.

Negasi dalam Bahasa Indonesia: Suatu Tinjauan Sintaktik dan Semantik. Sudaryono. 1993. xx, 244 hlm.; 23 cm.

Nomina dan Pemakaiannya dalam Bahasa Indonesia. Syahidin Badru, Ebah Suhaebah, dan Non Martis. 2000. xii, 84 hlm.; 21 cm.

Paralelisme Bentuk dan Makna Bahasa Indonesia dalam Ragam BahasaTulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Buha Aritonang dan Ririen Ekoyanantiasih. 1998. ix, 93 hlm.; 21 cm.

Pelesapan Subjek dalam Bahasa Indonesia. Dendy Sugono. 1995. xv, 244 hlm.; 21 cm.

Pemahaman Siswa Kelas III SLTP DKI Jakarta terhadap Wacana Bahasa Indonesia. Ririen Ekoyanantiasih, Tri Iriyani Hastuti, dan Arie Andarsyah. 2002. xii, 163 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Bahasa dalam Iklan dan Papan Reklame. E. Zaenal Arifin, Zulkarnain, dan Jumariam. 1992. xii, 114 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Buku Pelengkap Pelajaran Wajib Nonbahasa Indonesia pada Tingkat Sekolah Dasar. Sri Winarti, Tri Saptarini, dan Nantje Harijatiwidjaja. 1997. x, 150 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Majalah Remaja: Kasus Majalah Hai. Nantje Harijatiwidjaja dan Tri Iryani Hastuti. 1994. xii, 106 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Bahasa Indonesia di Lingkungan Masyarakat Tionghoa Jawa Timur: Sebuah Analisis Kesalahan Bahasa Indonesia Tulis Siswa Kelas VI SD WNI Keturunan Cina Tiga Kota di Jawa Timur. M. Sudja’i [et al.]. 1986. xx, 137 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Buku Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di Sumatra Barat. Abdul Razak [et al.]. 1981. xvii, 99 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Kosakata Bahasa Indonesia Murid Kelas VI Sekolah Dasar Sumatra Barat. Halipami Rasyad [et al.]. 1981.

Pemakaian Kata Tugas dalam Teks Buku Pelajaran SLTP. Muh. Abdul Khak [et al.]. 2000. xii, 88 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Kosakata Bahasa Indonesia Murid Kelas VI Sekolah Dasar Sumatra Barat. Halipami Rasyad [et al.]. 1981 xiv, 202 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Kosakata Bahasa Indonesia Murid Kelas VI Sekolah Dasar Sumatra Selatan. Sofyan Silahiddin [et al.]. 1981. ix, 117 hlm.; 21 cm.

Pemeringkatan Makna Kata dalam Bahasa Indonesia. Dedi Puryadi, Meity Taqdir Qodratillah, dan Dad Murniah. 1997. ix, 338 hlm.; 21 cm.

Pemertahanan Bahasa Melayu Loloan di Bali. Sumarsono. 1993. xiv, 302 hlm.; 23 cm.

Pemetaan dan Distribusi Bahasa-Bahasa di Tangerang. Multamia R.M.T. Lauder. 1993. xviii, 370 hlm.; 23 cm.

Penelitian Tes Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas Jawa Barat Tahun 1966—1976. R.S Hardjapamekas, Sutardi Wirasasmita, dan Lili Sadili. 1981. xv, 544 hlm.; 21 cm.

Peneroka Penelitian Bahasa dan Sastra. Dendy Sugono dan Muh. Abdul Khak. 2002. x, 190 hlm.; 21 cm.

Pengajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Kotamadya Palembang. Zainal Abidin Gani [et al.]. 1987. xxx, 349 hlm.; 21 cm.

Pengajaran Bahasa Indonesia di SMTP Bengkulu. Halipami Rasyad [et al.]. 1992. xiv, 104 hlm.; 21 cm.

Pengajaran Bahasa Indonesia di SMTP Kotamadya Pekanbaru: Tinjauan Pelaksanaan Aspek Pengajaran Membaca dan Menulis. Idrus Lubis [et al.]. 1986. xiii, 56 hlm.; 21 cm.

Pengajaran Bahasa Indonesia di SMTP Tanjung Karang. Yuslizal Saleh [et al.]. 1986. xix, 164 hlm.; 21 cm.

Pengantar Fonologi I: Fonetik. Hans Lapoliwa. 1987. v, 45 hlm.; 21 cm.

Pengantar Linguistik Umum. Syahron Lubis dan Bahren Umar Siregar. 1985. vii, 36 hlm.; 21 cm.

Pengantar Teori Filologi. Siti Baroroh Baried [et al.]. 1985.

Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Undang-Undang Pendidikan. Buha Aritonang, Tri Iryani Hastuti, dan Tri Saptarini. 2000. iv, 99 hlm.; 21 cm.

Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Murid Kelas VI Sekolah Dasar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sawardi [et al.]. 1981. xiii, 198 hlm.; 21 cm.

Pengungkapan Makna Aspektualitas Bahasa Rusia dalam Bahasa Indonesia: Suatu Telaah tentang Aspek dan Aksionalitas. Moh. Tadjuddin. 1993. xxiv, 274 hlm.; 23 cm.

Penyulihan Sebagai Alat Kohesi dalam Wacana. Ebah Suhaebah, S.S.T. Wisnu Sasangka, dan Syahidin Badru. 1996. xii, 75 hlm.; 21 cm.

Peranan Bahasa dan Sastra Indonesia Melayu dalam Pembinaan Masyarakat Madani. Abdul Rozak Zaidan [et al.]. (ed.). 2003. xxvii, 259 hlm.; 21 cm.

Peranan Bahasa Kebangsaan dalam Pengembangan Iptek. Hans Lapoliwa (ed.). 1997. xxxi, 308 hlm.; 21 cm.

Perbandingan Prefiks meng- dalam Bahasa Indonesia dengan Prefiks Nasal Bahasa Jawa. Surono [et al.]. 1990. x, 88 hlm.; 21 cm.

Perbandingan Semantis Makna "Atas-Bawah" dalam Bahasa Indonesia-Jawa-Sunda. Kurniatri Resminingsih, Menuk Hardaniwati, dan Lien Sutini 1998. xi, 135 hlm.; 21 cm.

Pola Kalimat Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar di Jawa Barat. Dudu Prawiraatmaja [et al.]. 1981. xv, 357 hlm.; 21 cm

Preposisi dan Frasa Berpreposisi. S. Effensi dan Buha Aritonang. 1993. x, 72 hlm.; 21 cm.

Pungutan Padu Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia. Abdul Gaffar Ruskhan, Erwina Burhanuddin, dan Muhammad Muis. 2000. xii, 104 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Indonesia dalam Siaran Berita di TVRI. E. Zaenal Arifin [et al.]. 1991. xv, 227 hlm.; 21 cm.

Surat Menyurat dalam Bahasa Indonesia. Caca Sudarsa, Farid Hadi, dan Atika S. 1992. vii, 47 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Deskriptif Bahasa Indonesia: Sintaksis. Harimurti Kridalaksana [et al.]. 1985. xiv, 205 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Sekolah Berdasarkan Tata Bahasa Baku. Djoko Kencono [et al.]. 1993. xiii, 71 hlm.; 21 cm.

Telaah Linguistik atas Novel Tirai. D. Edi Subroto [et al.].1997. ix, 109 hlm.; 21 cm.

Teori dan Metode Sosiolinguistik I—III. Penerjemah: Basuki Suhardi [et al.]. 1995. 3 jil.; 21 cm.

Tipe-Tipe Semantik Kata Kerja Bahasa Indonesia Kontemporer. D.P. Tampubolon, Abubakar, dan M. Sitorus. 1979. xvi, 144 hlm.; 21 cm.

Verba Berkomplemen di dalam Bahasa Indonesia. Cece Sobarna [et al.]. 2002. xiii, 105 hlm.; 21 cm.

Verba dan Komplementasinya. Dendy Sugono dan Titik Indiyastini. 1994. ix, 49 hlm.; 21 cm.

Verba dan Pemakaiannya dalam Bahasa Indonesia. Buha Aritonang, Mangantar Napitulu, dan Wati Kuriawati. 2000. x, 106 hlm.; 21 cm.

Bahasa Daerah

Bahasa-Bahasa Sumatra

Aceh

Bahasa Aceh. Budiman Sulaiman. 1979. xii, 89 hlm.; 21 cm.

Bahasa Gayo. A. K. Baihaqy. 1981. xiii. 91 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Aceh. Syarifah Hanoum [et al.]. ix, 59 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Alas. Wamad Abdullah [et al.]. 1987. xv, 108 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Gayo. Ibrahim Makam [et al.]. 1985. xii, 45 hlm.; 21 cm.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Aceh di Aceh. Budiman Sulaiman [et al.]. 1981. xx, 168 hlm.; 21 cm.

Morfologi Adjektiva Bahasa Alas. M. Ridwan Ismail [et al.]. 1994. x, 65 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Jamee. Wamad Abdullah [et al.]. 1990. xi, 67 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Simeulue. Abdullah Faridan [et al.]. 1983. xiii, 182 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Tamiang. M. Adnan Hanafiah [et al.] 1986. xvii, 100 hlm.; 21 cm.

Pemetaan Bahasa Aceh, Gayo, Alas. Osra M. Akbar [et al.]. 1985. xvii, 123 hlm.; 21 cm.

Pengajaran Bahasa Aceh di SMTP Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Salmah Jusuf [et al.]. 1986. xv, 83 hlm.; 21 cm.

Ragam dan Dialek Bahasa Aceh. Syarifah Hanoum [et al.]. 1986. xvii, 100 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Aceh. Zaini Ali [et al.]. 1983. xii, 66 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Alas. Osra M. Akbar [et al.]. 1984. xii, 136 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Kluet. M. Ridwan Ismail [et al.]. 1990. xii, 69 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Simeulue. Umar Usman. 1991. xii, 49 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Aceh. Budiman Sulaiman [et al.]. 1984. viii, 144 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Alas. Osra M. Akbar [et al.]. 1985. xi, 100 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Gayo. Idris Ibrahim, Abdul Gani Asyik, dan Salmah Yusuf. 1984. viii, 43 hlm.; 21 cm.

Sistem Sapaan dalam Bahasa Aceh. Budiman Sulaiman [et al.]. 1990. x, 93 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Aceh: Morfologi dan Sintaksis. Budiman Sulaiman [et al.].1983.

Struktur Bahasa Gayo. A. K. Baihaqi [et al.]. 1987. xii, 91 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Jamee. Wamad Abdullah [et al.]. 1991. xii, 67 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Simeulue. Abdullah Faridan [et al.]. 1981. xii, 67 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Aceh. Wildan [et al.]. 1999. x, 138 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Jamee. Husni Yusuf [et al.]. 1998. x, 117 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Tamiang. Budiman Sulaiman [et al.]. 1993. xii, 105 hlm.; 21 cm.

Sumatra Utara

Bahasa Batak Toba. Mathias Sitorus [et al.]. 1986. xiii, 169 hlm.; 21 cm.

Bahasa Karo. Henry Guntur Tarigan dan Djago Tarigan. 1979.

Bahasa Mentawai. Zainuddin H.R. Langgeng [et al.]. 1978.

Bahasa Tutur Perhataan dalam Upacara Adat Batak Toba. Bertha T. Pardede, Apul Simbolon, dan S.M. Pardede. 1981. xi, 207 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Simalungun. Bahren Umar Siregar, Parlindungan, dan Chairul Husni. 2001. x, 100 hlm.; 21 cm.

Karakteristik Kebahasaan Warga Transmigrasi di Sitiung Provinsi Sumatra Utara: Suatu Kajian Sosiolinguistik. Nursaid [et al.]. 2000. x, 126 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Karo. Kabar Bangun [et al.]. 1999. x, 109 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Siladang. Maruli Butar-Butar. 1984.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Batak Simalungun. Urich H. Damanik [et al.]. 1984. x, 97 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Papak Dairi. Matius C.A. Sembiring [et al.]. 1993. xiii, 118 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Siladang. Butar-Butar, Maruli [et al.]. 1984. xiii, 131 hlm.; 21 cm.

Pemertahanan Bahasa dan Sikap Bahasa: Kasus Masyarakat Bilingual di Medan. Bahren Umar Siregar, D. Syahrial Isa, dan Chairul Husni. 1998. xiii, 149 hlm.; 21 cm.

Sistem Kata Benda dan Kata Sifat Bahasa Batak Toba. Mathias Sitorus. 1986.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Batak Toba. Jaintan Marbun [et al.]. 1984. xiii, 201 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Karo. Yusmaniar [et al.]. 1987. xxi, 158 hlm.; 21 cm.

Sumatra Barat

Bahasa Mentawai. Zainuddin HR Lenggang [et al.]. 1978. xii, 85 hlm.; 21 cm.

Bahasa Minangkabau Dialek Kubuang Tigo Baleh. Tamsin Medan. 1985. xxi, 132 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Lematang. Diemroh Ihsan [et al.]. 1996. xiii, 130 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Mentawai. Syamsir Arifin, Nasroel Malano, dan Yuslina Kasim. 1992. x, 160 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Sindang. Siti Salamah Arifin. 1996. xiv, 114 glm.; ilus.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Minangkabau: Suatu Deskripsi dan Pemetaan Daerah. Tamsin Medan [et al.]. 1986. xvii, 241 hlm.; 21 cm.

Interferensi Gramatikal Bahasa Minangkabau dalam Bahasa Tulis Murid Kelas VI SD Sumatra Barat. Halipami Rasyad [et al.]. 1983. xvi, 80 hlm.; 21cm.

Kajian Semiotik dan Mitologis terhadap Tata Masyarakat Tradisional Kepulauan Mentawai. Yasni Munaf [et al.]. 2001. xii, 180 hlm.; 21 cm.

Kata Sapaan Bahasa Minangkabau di Kabupaten Agam. Leni Syafyahya [et al.]. 2000. x, 142 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Mentawai. Umar Manan [et al.]. 1984. xvii, 109 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Minangkabau. Syamsir Arifin [et al.]. 1981. xvi, 114 hlm.; 21 cm.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Minangkabau di Sumatra Barat. Jakub Isman [et al.]. 1978. xiv, 83 hlm.; 21 cm.

Limbaga (Peribahasa) Bahasa Simalungun. Baharuddin [et al.]. 1997. ix, 125 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Minangkabau. Kim Hoa Nio Be [et al.]. 1979. xiv, 92 hlm.; 21 cm.

Pemetaan Bahasa Daerah di Sumatra Barat dan Bengkulu. Yuslina Kasim [et al.]. 1987.

Sintaksis Bahasa Sindang. Siti Salamah Arifin [et al.]. 1997. ix, 218 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Benda dan Kata Sifat Bahasa Minangkabau.Marjusman Maksan [et al.]. 1984. xvi, 83 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Bahasa Minangkabau. Zainil [et al.]. 1986. xvi, 109 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Benakat. Siti Salamah Arifin [et al.]. 2001. xiv, 294 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Minangkabau di Kabupaten Kampar. Chatlinas Said [et al.]. 1986. xviii, 136 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Minangkabau. Asni Ayub [et al.]. 1993. xvi, 218 hlm.; 21 cm.

Bengkulu

Bahasa Semende. Saleh, Yuslizal [et al.]. 1979. xvi, 199 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Angkola. Tumpal H. Dongoran [et al.]. Penyunting: S.R.H.Sitanggang. 1997. xiv, 157 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Muko-Muko. Zainul Arifin Aliana [et al.]. 1993. x, 177 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Rejang. Idrus Lubis [et al.]. 1981. xvi, 162 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bilide Dialek Lembak. Zainul Arifin Aliana. [et al.]. 1993. xv, 162 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Semende. Yuslizal Saleh [et al.]. 1985. xix, 240 hlm.; 21 cm.

Pemetaan Bahasa-Bahasa di Sumatra Barat dan Bengkulu. Yuslina Kasim [et al.]. 1986. xii, 110 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Rejang Dialek Pesisir. Rudi Afriazi. 1994. xii, 82 hlm.; bibl.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Sindang. Siti Salamah Arifin [et al.]. 1997. ix, 218 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Rejang. Yuslizal Saleh [et al.]. 1988. xvi, 266 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Kata Bahasa Semende. Yuslizal Saleh [et al.]. 1987. xii, 128 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Besemah. Zainul Arifin Aliana [et al.]. 1985. xvi, 182 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Muko-Muko. Umar Manan [et al.]. 1986. xxi, 183 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Pekal. Syahwin Nikelas [et al.]. 1986. xvii, 93 hlm. 21 cm.

Struktur Bahasa Sokop. Siti Syamsiar [et al.]. 1986.

Jambi dan Riau

Dialek Bahasa Orang Laut. Moh. Daud Kadir, Moh. Yunus R., dan Siti Syamsiah. 1986. xxi, 183 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Bonai. Ruswan [et al.]. 2000. viii, 116 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Melayu Riau Kepulauan. Saidat Dahlan. 1989. xxvii, 368 hlm.; 28 cm.

Hubungan Bahasa dan Dialek Melayu Kabupaten Kampar Bagian Timur dengan Bahasa Daerah Bekas Kerajaan Siak. Saidat Dahlan. 1983. xviii, 178 hlm.; 21 cm.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Melayu Riau. Saidat Dahlan [et al.]. 1986. xiv, 74 hlm.; 21 cm.

Konstruksi Verba Aktif-Pasif dalam Bahasa Kerinci. Yulisman [et al.]. 1995. xiii, 102 hlm.; 21 cm.

Kosakata Bahasa Melayu Riau. Abu Bakar [et al.]. 1984. xv, 126 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kerinci. Syahwin Nikelas [et al.]. 1986. xvii, 93 hlm. 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Mantang. Mohammad Diah dan Idrus Lubis Auzar. 1999. viii, 72 hlm.; 21 cm.

Morfo-Sintaksis Bahasa Melayu Riau. Idrus Lubis [et al.]. 1990. v, 91 hlm.; 28 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Riau. Kailani Hasan [et al.]. 1983. xii, 90 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Sakai. Sugiyo Hadi Martono [et al.]. 1995. xiv, 114 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Benda dan Kata Sifat Bahasa Kerinci. Joesnidar Anwar. 1984. xiii, 117 hlm.; 21 cm.

Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Melayu Riau. Ruswan. 1990. v, 91 hlm.; 28 cm.

Pemetaan Bahasa Daerah di Riau dan Jambi. Saidat Dahlan [et al.]. 1986. xxvi, 367 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kubu. P.D. Dunggio. 1985. xix, 156 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Akit. Umar Said Mahmud [et al.]. 1991. xv, 98 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bonai. Ruswan [et al.]. 1985. xvii, 94 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Orang Laut. Burhanuddin Ch. Usman. 1983.

Struktur Bahasa Sakai. Idrus Lubis [et al.]. 1985. xvii, 118 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sokop. Sitti Syamsiar [et al.]. 1986. x, 79 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kerinci. J. Tetelepta [et al.]. 1985. xii, 73 hlm.; 21 cm.

Teka-Teki dalam Bahasa Kerinci: Deskripsi dan Analisis Makna. Nuzuardi, Arifudin, dan Yulius Herman. 2001. vi, 90 hlm.; 21 cm.

Sumatra Selatan

Bahasa Ogan. Diemroh Ihsan [et al.]. 1981. xi, 141 hlm.; 21 cm.

Bahasa Semende. Yuslizal Saleh [et al.]. 1979.

Bahasa Serawai. Zainul Arifin Aliana [et al.]. 1972. xiv, 97 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Lematang. Diemroh Ihsan [et al.]. 1996. xiii, 130 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Lintang. Suwarni Nursato [et al.]. 1989. xviii, 150 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Ranau. Siti Salamah Arifin [et al.]. 1998. xi, 203 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Sindang. Siti Salamah Arifin [et al.]. 1996. xiv, 114 hlm.; 21 cm.

Geografi Linguistik Bahasa Enim. Zainal Abidin Naning [et al.]. 1998. ix, 209 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Basemah. Zainal Abidin Gaffar [et al.]. 1983. xvi, 161 hl.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kayu Agung. Zainal Abidin Gani [et al.]. 1986. viii, 166 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Musi. R.M. Arif [et al.]. 1985. xvii, 129 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Ogan. R.M. Arif [et al.]. 1984. xiii, 275 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Panesak. Mulyadi Eko Purnomo [et al.]. 2000. viii, 211 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Rawas
. Zainul Arifin Aliana [et al.]. 1985. xiii, 189 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Semende. Yuslizal Saleh [et al.]. 1985.

Morfologi Kata Kerja Bahasa Komering. Saleh Yusrizal [et al.]. 1984. xx, 292 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Musi. R.M. Arif [et al.]. 1985. xvii, 129 hlm.; 21 cm.

Ragam dan Dialek Bahasa Ogan. Zaini Wahab [et al.]. 1990. xiii, 93 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Sindang. Siti Salamah Arifin [et al.]. 1997. ix, 210 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Kata Bahasa Semende. Yuslizal Saleh [et al.]. 1987.

Sistem Reduplikasi Bahasa Enim. Siti Salamah Arifin. 1988.

Sistem Reduplikasi Bahasa Lintang. Diemroh Ihsan, Chuzaimah Dahlan D., dan Majelis. 2002. xi, 112 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Basemah. Zaenal Arifin Aliana [et al.]. 1985. xvi, 182 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Bahasa Serawai. Didi Yultio 2002. xi, 132 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Serawai. Suryadi [et al.]. 2002. vii, 115 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Enim. Zaenal Arifin Aliana [et al.]. 1988. xv, 127 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Enim. Siti Salamah Arifin [et al.]. 1988. xi, 127 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Komering. Zainin Wahab. [et al.]. 1992. xii, 100 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Melayu Belitung. Arifin, Siti Salamah [et al.]. 2002. xii, 115 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kayu Agung. P.D. Dunggio [et al.]. 1984. xiv, 157 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Musi. Zainal Gani [et al.]. 1981. xvi, 220 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Panesak. Zainal Abidin Gaffar [et al.]. 1985. xiv, 153 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Pekal
. Syahwin Nikelas [et al.]. 1986.

Struktur Bahasa Rawas. Yuslizal Saleh [et al.]. 1984. xvii, 260 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sekak. Syahrul Napsin [et al.]. 1981. xv, 192 hlm.; 21 cm.

Lampung

Adjektiva Bahasa Lampung Dialek Abung. A. Effendi Sanusi [et al.]. 1998. xiii, 142 hlm.; 21 cm.

Bahasa Lampung. H. Hilman Hadi Kusuma [et al.]. 1988. viii, 228 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Lampung Dialek Abung. A. Effendi Sanusi [et al.]. 1999. viii, 123 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Lampung Dialek Tulang Bawang. Nurlaksana Eko Rusminto [et al.]. 2000. viii, 59 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Lampung. Diana Amisani [et al.]. 1986.xvi, 107 hlm.; 21 cm.

Nomina dan Adjektiva Bahasa Lampung Dialek Abung. Effendi Sanusi [et al.]. 1998. x, 110 hlm.; 21 cm.

Ragam dan Dialek Bahasa Lampung. Zainul Arifin Aliana [et al.]. 1986. xxiv, 144 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Lampung Dialek Pesisir.Diana Amisani. 1991.xii, 168 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Lampung Dialek Tulang Bawang. Wawan Hermawan [et al.]. 2001. vii, 147 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Lampung Dialek Abung. Nazarudin Udin [et al.]. 1990. xiv, 107 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Bahasa Lampung Dialek Abung. Sudradjat, Dahlan Bakri, dan Indarsyah N. 1991. xii, 91 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Lampung. Andy Roslan Sanusi. 1985. xix, 111 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Lampung Dialek Abung. Ni Nyoman Wetty [et al.]. 1992. xiv, 168 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Bahasa Lampung Dialek Pesisir. Nazaruddin Udin [et al.]. 1992. xiii, 93 hlm.; 21 cm.

Bahasa-Bahasa Jawa dan Madura

Sunda

Akulturasi Bahasa Sunda Non-Sunda di Daerah Pariwisata Pangandaran Jawa Barat. T. Fatimah Djajasudarma [et al.]. 1995. xii, 153 hlm.; 21 cm.

Alih Aksara dan Alih Bahasa Wawacan Ahmad Muhammad. Nantje Harijatiwidjaja. 2000. viii, 260 hlm.; 21 cm.

Evaluasi Keterbacaan: Buku Teks Bahasa Sunda untuk Sekolah Dasar Jawa Barat. Ahmad Slamat Hardjasujana [et al.]. 1999. x, 102 hlm.; 21 cm.

Fungsi dan Kedudukan Dialek Jakarta. Muhajir [et al.]. 1979.

Geografi Dialek Sunda Kabupaten Bogor. Agus Suryamihardja [et al.]. 1984. xxi, 327 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Sunda di Kabupaten Ciamis. Dudu Prawira Atmaja, Agus Suryamihardaja, dan Hidayat. 1979. xii, 220 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Sunda di Kabupaten Karawang. Karna Yudibrata. 1990. xvi, 252 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Sunda Kabupaten Serang. Agus Suryamihardja, Hidayat, dan Yoyo Mulayana. 1981. xiii, 159 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Sunda. Iyo Mulyono [et al.]. 1983. xiv, 343 hlm.; 21 cm.

Kehidupan Bahasa Sunda di Lingkungan Remaja Kodya Bandung. Cece Sobarna, T. Fatimah Djajasudarma, dan Oyon Sofyan Umsari. 1997. x, 138 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Sunda Murid SD Kelas VI di Jabar: Membaca dan Menulis. Yus Rusyana [et al.]. 1981. vii, 259 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Sunda Murid SD Kelas VI di Jabar: Mendengarkan dan Berbicara. Sutardi Wirasasmita [et al.]. 1981. xi, 165 hlm.; 21 cm.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Sunda di Jabar. Tini Kartini [et al.]. xvii, 120 hlm.; 21 cm.

Kosa Kata Bahasa Sunda dalam Media Massa. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1984. viii, 410 hlm.; 21 cm.

Nilai Budaya dalam Ungkapan dan Paribasa Sunda. T. Fatimah Djajasudarma [et al.]. 1997. xii, 196 hlm.; 21 cm.

Pelajaran Bahasa Sunda Murid SLTP. Yetty Kusmiyati Hadiah [et al.]. 1985. xvi, 142 hlm.; 21 cm.

Pemerolehan Bahasa Asing: Anak Bilingual Sunda-Indonesia. Moh. Tadjudin, T. Fatimah Djajasudarma, dan Wahya. 1999. x, 102 hlm.; 21 cm .

Perkembangan Bahasa Sunda Sesudah Perang Dunia II. Dudu Prawiraatmaja [et al.]. 1986. xi, 148 hlm.; 21 cm.

Preposisi dan Konjungsi: Studi Tipologi Bahasa Sunda-Bahasa Indonesia. Moh. Tadjuddin [et al.]. 2001. xi, 131 hlm. 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Sunda. Abud Prawirasumantri [et al.]. 1979.

Sistem Pemajemukan Bahasa Sunda. Yus Rusyana [et al.]. 1985. xiii, 84 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Sunda. Alam Sutawijaya [et al.]. 1981. xi, 113 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sunda Dialek Bogor. Alam Sutawijaya [et al.]. 1985. xxii, 128 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sunda Dialek Cirebon. Oyon Sofyan [et al.]. 1985. xv, 152 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sunda Dialek Tangerang. Iyo Mulyono, Ice Sutari K., dan Unus Subana. 1989. xii, 110 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Sunda (Nomina (L). T. Fatimah Djajasudarma [et al.]. 1987. ix, 162 hlm.; 21 cm.

Undak-Usuk dan Dampaknya dalam Perilaku Berbahasa Sunda. Gugun Gunardi [et al.].1996. xii, 149 hlm.; 21 cm.

Jawa

Antonimi dalam Bahasa Jawa. Sudaryanto [et al.]. 1995. xii, 129 hlm.; 21 cm.

Beberapa Masalah Sintaksis dalam Bahasa Jawa. Gloria Poedjosoedarmo [et al.]. 1981. xi, 57 hlm.; 21 cm.

Diatesis Aktif-Pasif dalam Wacana Naratif Bahasa Jawa (Novel Tunggak-Tunggak Jati). Restu Sukesti [et al.]. 1998. xi, 178 hlm.; 21 cm.

Diatesis dalam Bahasa Jawa. Sudaryanto [et al.] 1991. xiii, 110 hlm.; 21 cm.

Frasa Nomina dalam Bahasa Jawa. Gina [et al.]. 1986. xvi, 160 hlm.; 21 cm.

Frasa Verba dalam Bahasa Jawa. Soerono [et al.]. 1986. xv, 283 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Jawa Kabupaten Demak. Sudaryono [et al.]. 1990. xii, 241 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Jawa Kabupaten Jepara. Dirgo Sabariyanto [et al.]. 1985. xvi, 270 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Jawa di Kabupaten Pacitan. Mas Haryadi [et al.].1986. xxi, 244 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Jawa Kabupaten Pati. Dirgo Sabariyanto [et al.]. 1983. xix, 250 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Jawa Kabupaten Pekalongan. Raminah Baribin [et al.]. 1986.

Geografi Dialek Bahasa Jawa Kabupaten Rembang. Soedjarwo [et al.]. 1987. xix, 223 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Jawa Kabupaten Surabaya. Soetoko [et al.]. 1984. xix, 204 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Jawa Kabupaten Tuban. Sunaryo H.S. [et al.]. 1984. xii, 206 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Banyuwangi. Soetoko Soekarto [et al.]. 1981. xiv, 181 hlm.; 21 cm.

Interferensi Gramatikal Bahasa Indonesia dalam Bahasa Jawa. Abdulhayi [et al.]. 1985. xiii, 124 hlm; 21 cm.

Jenis Peran Kalimat Tunggal Bahasa Jawa. Sukardi. 1996. vii, 111 hlm.; 21 cm.

Kaidah Penggunaan Ragam Kromo Bahasa Jawa. B. Ekowardono [et al.]. 1993. xii, 125 hlm.; 21 cm.

Kajian Wangsalan dalam Bahasa Jawa. D. Edi Subroto [et al.]. 2000. x, 110 hlm.; 21 cm.

Kalimat Pasif dalam Bahasa Jawa. Syamsul Arifin [et al.]. 1999. vii, 112 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Jawa. Rusyadi [et al.]. 1985.

Keterangan dalam Kalimat Bahasa Jawa. Sudaryanto (ed.). 2001.vii, 150 hlm.; 21 cm.

Kitab Bunga Rampai: Kajian Singkat Bentuk dan Isi. Imam Budi Utomo dan Umar Sidik. 2001. viii, 220 hlm.; 21 cm.

Klausa Pemerlengkapan dalam Bahasa Jawa. Herawati [et al.]. 2000. x, 142 hlm.; 21 cm.

Koherensi dalam Wacana Naratif Bahasa Jawa. Sumadi dan Dirgo Sabariyanto. 1998. iv, 110 hlm.; 21 cm.

Kohesi dan Koherensi dalam Wacana Naratif Bahasa Jawa. Sumadi [et al.] 1998. x, 110 hlm.; 21 cm.

Konjungsi Koordinatif Gabung dalam Bahasa Jawa. Wedhawati [el al.]. 1998. 83 hlm.; 21 cm.

Koordinatif Gabung dalam Bahasa Jawa. Wedhawati [et al.]. 1998. ix, 73 hlm.; 21 cm.

Kosakata Bahasa Jawa. Rusyadi [et al.] 1985. xiii, 249 hlm.; 21 cm.

Masalah Sintaksis Bahasa Jawa. Gloria Poedjosoedarmo [et al.]. 1981. xi, 57 hlm.; 21 cm.

Medan Makna Aktivitas Kaki dalam Bahasa Jawa. Sri Nardiati [et al.]. 1998. x, 126 hlm.; 21 cm.

Medan Makna Rasa dalam Bahasa Jawa. Suwadji [et al.]. 1995. xii, 202 hlm.; 21 cm.

Modalitas dalam Bahasa Jawa. B. Karno Ekowardono [et al.]. 1999. vii, 112 hlm.; 21 cm.

Morfofonemik Bahasa Jawa Dialek Surabaya. Sugeng Adipitoyo [et al.]. 1999. xi, 103 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Jawa. Soepomo Poedjosoedarmo. 1979.

Morfosintaksis Bahasa Jawa. Suwadji [et al.]. 1986. xiii, 133 hlm.; 21 cm.

Pelesapan Objek dalam Bahasa Jawa. Sukardi 1997. x, 77 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Bahasa Jawa dalam Media Massa Cetak. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1990. xiii, 98 hlm.; 21 cm.

Pemakaian Bahasa Jawa di Daerah Pesisir Utara Jawa Timur Bagian Sempit. Soedjito [et al.]. 1986. xviii, 110 hlm.; 21 cm.

Penelitian Bahasa dan Sastra Babad Demak Pesisiran. Suripan Sadi Hutomo [et al.]. 1984.

Penelitian Bahasa dan Sastra dalam Naskah Cerita Sri Tanjung di Banyuwangi. Anis Aminoedin [et al.]. 1986.

Pengajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar. Sarjana Hadiatmaja [et al.]. 1987. xi, 215 hlm.; 21 cm.

Pengajaran Bahasa Jawa di SMTP Daerah Istimewa Yogyakarta. MukidiAdisoemarto [et al.]. 1986. xviii, 200 hlm.; 21 cm.

Pengajaran Bahasa Jawa di SPG Daerah Istimewa Yogyakarta. Slamet Riyadi [et al.]. 1994. xii, 196 hlm.; 21 cm.

Perbandingan Semantis Makna atas--bawah dalam Bahasa Indonesia-Jawa-Sunda. Kurniatri Resminingsih, Menuk Hardaniwati, dan Lien Sutini.1998. xi, 135 hlm.; 21 cm.

Perbandingan Sistem Morfologi Verba Bahasa Jawa dengan Sistem Morfologi Verba Bahasa Indonesia. Suwadji, Dirgo Subaryanto, dan Samit Sudiro. 1991. xiii, 118 hlm.; 21 cm.

Preposisi dalam Bahasa Jawa. Wedhawati [et al.]. xxi, 216 hlm.; 21 cm.

Ragam Panggung dalam Bahasa Jawa. Soepomo Poedjosoedarmo [et al.]. 1986. xiii, 154 hlm.; 21 cm.

Sistem Derivasi dan Infleksi Bahasa Jawa Dialek Tengger. Sunoto [et al.]. 1990. xvii, 158 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Jawa Dialek Jawa Timur. Soedjito [et al.]. 1981. xv, 251 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfemis Adjektiva Bahasa Jawa-Indonesia: Suatu Studi Kontrastif. Sumadi [et al.]. 1995. xii, 91 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfemis Nomina Bahasa Jawa-Indonesia: Suatu Studi Kontrastif. Sri Nardiati [et al.]. 1995. iii, 139 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Jawa. Soepomo Poedjosoedarmo [et al.]. 1981. xii, 154 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Jawa Dialek Jawa Timur. Soedjito. 1985.

Struktur Bahasa Jawa di Perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur Bagian Utara. L. Soemarto [et al.]. 1986. xi, 96 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Jawa Dialek Banten. Iskandarwassid [et al.]. 1985. xi, 123 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Jawa Dialek Tengger. Soedjito [et al.]. 1984. xxv, 210 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Jawa Pesisir Utara Jateng (Tegal dan Sekitarnya). Suwadji [et al.]. 1981. xvi, 257 hlm.; 21 cm.

Struktur Peran Kalimat Tunggal Berpredikat Kategori Verbal dalam Bahasa Jawa. Sukardi Mp. 1995. ix, 111 hlm.; 21 cm.

Struktur Semantis Verba dan Aplikasinya pada Struktur Kalimat dalam Bahasa Jawa.Tubiyono [et al.]. 2001. x, 154 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Deskriptif Bahasa Jawa. D. Edi Subroto [et al.]. 1991. xviii, 176 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Jawa Mutakhir. Wedawati [et al.]. 2001. xxx, 562 hlm.; 21 cm.

Tingkat Tutur Bahasa Jawa. Soepomo Poedjosoedarmo [et al.]. 1979.

Tingkat Tutur Bahasa Jawa Dialek Banyuwangi: Buku I. Mas Moeljono [et al.]. 1986. xviii, 91 hlm. 21 cm.

Tipe-Tipe Klausa Bahasa Jawa. Syamsul Arifin [et al.]. 1990. xi, 99 hlm.; 21 cm.

Tipe-Tipe Semantik Bahasa Jawa. Syamsul Arifin [et al.]. 1987. xiii, 179 hlm.; 21 cm.

Verba Transitif Dialek Osing: Analisa Tagmemik. Dendy Sugono 1985. xiv, 81 hlm.; 21 cm.

Madura

Bahasa Madura. Sodaqoh Zainudin [et al.]. 1978. xii, 99 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Madura. Sutoko [et al.]. 1998. xix, 180 hlm.; 21 cm.

Interferensi Gramatikal BahasaMadura Terhadap Bahasa Indonesia Tulis Murid Kelas VI SD Jatim. Nuril Huda [et al.]. 1981. xvi, 106 hlm.; 21 cm.

Kamus Bahasa Madura-Indonesia. Azis Safioedin. 1977.

Kata Tugas Bahasa Madura. Anis Aminoedin [et al.]. 1984. xiii, 70 hlm.; 21 cm.

Kemampuan Berbahasa Madura Murid Kelas VI Sekolah Dasar Madura: Mendengarkan dan Berbicara. Soegianto [et al.]. 1981.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Madura. M. Moehnilabib [et al.]. 1979.

Pemetaan Bahasa Madura di Pulau Madura. Soegiarto [et al.]. 1986. xvi, 328 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Madura: Buku I. Soegiarto [et al.]. 1986.

Penggunaan Kalimat Negatif dalam Bahasa Madura. Bambang Wibisono [et al.]. 2001. xii, 112 hlm.; 21 cm.

Bahasa-Bahasa Bali dan Nusa Tenggara

Bali

Frasa Verbal Bahasa Bali. Ida Ayu Mirah Purwiati [et al.]. 1996. x, 196 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Bali. I Made Denes [et al.]. 1985. xix, 162 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa di Kabupaten Klungkung, Bali. I Wayan Bawa [et al.]. 1985. xvi, 154 hlm.; 21 cm.

Interferensi Gramatikal Bahasa Bali dalam Pemakaian Bahasa Indonesia Murid SD di Bali. Ketut Rindjin [et al.]. 1981. xi, 129 hlm. ; 21 cm.

Kata Nonreferensial Bahasa Bali. Ida Bagus Ketut Maha Indra [et al.]. 1996. xi, 64 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Bali. I Made Denes [et al.]. 1984. xi, 100 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Benda Bahasa Bali. I made Denes [et al.]. 1991. xii, 99 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Dialek Bali Aga. I Made Denes [et al.]. 2001. x, 146 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Sifat Bahasa Bali. I made Denes [et al.]. 1991. xiii, 92 hlm.; 21 cm.

Medan Makna Rasa dalam Bahasa Bali. Ni Luh Komang Candrawati [et al.]. 2002. xii, 111 hlm.; 21 cm.

Pemertahanan Bahasa Melayu Loloan di Bali. Sumarsono. 1993. xiii, 302 hlm.; 23 cm.

Polisemi dalam Bahasa Bali. I Gde Wayan Soken Bandana [et al.]. 2002. xi, 127 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Bali. I Wayan Bawa [et al.] 1983. xi, 66 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Bali. I Wayan Bawa [et al.]. 1984. ix, 87 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bali. I Wayan Bawa [et al.].1981. ix, 67 hlm.; 21 cm.

Nusa Tenggara Barat

Fonologi Bahasa Bima. I Wayan Tama [et al.]. 1996. xi, 96 hlm.; 21 cm.

Fonologi, Morfologi, dan Sintaksis Bahasa Buna. P. Sawardo [et al.]. 1996.xv, 84 hlm.; 21 cm.

Fungsi Bahasa Sumbawa. Margono [et al.]. 1986. xvii, 79 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Sumbawa. Sumarsono [et al.]. 1986.

Monografi Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Alor. Non Martis. 2000. x, 74 hlm.; 21 cm.

Monografi Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Ende. Astar Hidayatul [et al.]. 2000. xi, 59 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Kolo. Ni Luh Partami [et al.]. 1993. xi, 62 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Rote. A.M. Fanggiadae [et al.]. 1998. xiv, 113 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Sumbawa. I Ketut Seken [et al.]. 1990. x, 138 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kemak. A. Mans Mandaru, John W. Haan, dan Gomer Liufeto. 1998. v, 122 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Sumbawa. Sumarsono [et al.]. 1986. ix, 215 hlm.; 21 cm.

Pemetaan Bahasa-Bahasa di Nusa Tenggara. Suparman Herususanto [et al.]. 1987. xvii, 75 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Bima. Abd. Rachman H. A. [et al.]. 1985. xiii, 163 hlm; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Sasak. Nazir Thoir [et al.]. 1984. xiv, 124 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Sasak. Nazir Thoir [et al.]. 1984. xiv, 124 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bajo. Ni Luh Komang Candrawati [et al.]. 1997. xiii, 74 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Donggo. Anak Agung Dewi Sunihati [et al.]. 1997. xvi, 140 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Lamma. Samuel H. Nitbani [et al.]. 2001. xii, 136 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kemak. I Nengah Sadnyana [et al.]. 1999. xiii, 182 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Mambai. I Nengah Sukaryana [et al.]. 1997. xii, 103 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Napu. Ahmad Garancang [et al.]. 1989. ix, 109 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Maku'a. I Wayan Sudana [et al.]. 1996. x, 85 hlm.; ilus.; 21 cm.

Struktur Bahasa Donggo. Anak Agung Dewi Sunihati [et al.]. 1997. xv, 139 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Ngadha Dialek Rongga. Antonius Porat [et al.]. 1997. xvi, 128 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Makasai. I Wayan Sudiartha [et al.]. 1998. xiii, 142 hlm.; 21 cm

Nusa Tenggara Timur

Fonologi, Morfologi, dan Sintaksis Bahasa Kedang. Paulus Sawardo [et al.].1989. xvi, 165 hlm.; 21 cm.

Fonologi, Morfologi, dan Sintaksis Bahasa Sabu. Wakidi [et al.]. 1991. xi, 153 hlm.; 21 cm.

Monografi Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Flores Timur. Buha Aritonang [et al.]. 2000. v, 125 hlm.; 21 cm.

Monografi Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Kupang. Wati Kurniawati [et al.]. 2000. xiii, 94 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Komodo. Troeboes [et al.]. 1987. xvi, 176 hlm.; 21 cm.

Morfo-Sintaksis Bahasa Blagar. Wakidi [et al.]. 1989. x, 142 hlm.; 21 cm.

Morfo-Sintaksis Bahasa Tetum. Taryono A.R [et al.]. 1993. xv, 193 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Tarangan. E. Wattimury, A. Haulussy, dan J. Pentry. 1995. xi, 96 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja (Verba) Bahasa Tetun. Basennang Saliwangi [et al.]. 1991. xii, 103 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Tugas Bahasa Tetum. Soedjiatno [et al.]. 1992. x, 120 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Idate. I Made Purwa [et al.]. 1994. xiii, 109 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Komodo. Margono [et al.]. 1987.

Struktur Bahasa Lio. P. Sawardo [et al.]. 1987.

Struktur Bahasa Makasai. I Wayan Sudiartha [et al.]. 1998. xiii, 142 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sikka. I Ketut Darma Laksana [et al.]. 1986.

Struktur Bahasa Tehid. Don A.L. Flassy. 1981.

Struktur Bahasa Tetum. Troeboes [et al.]. 1986. xv, 138 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Dawan. Tarno [et al.]. 1992. xiii, 169 hlm.; 21 cm.

Bahasa-Bahasa Kalimantan

Bahasa Bajau. Abdul Djebar Hapip [et al.]. 1979. xiv, 99 hlm.; 21 cm.

Bahasa Bakumpai. Sjahrial Sar Ibrahim, Durdje Durasid, dan Darmansjah. 1992. xii, 116 hlm.; 21 cm.

Bahasa Banjar-Hulu. Durdje Durasid dan Djantra Kawi. 1978. xi, 46 hlm.; 21 cm.

Bahasa Bukit. Abdulrahman Ismail [et al.]. 1979. xii, 114 hlm.; 21 cm.

Bahasa Kutai. Fudiat Suryadikara [et al.]. 1979. xi, 73 hlm.; 21 cm.

Bahasa Pasir. Darmansyah [et al.]. 1979. xvi, 1116 hlm.; 21 cm.

Dialek Bahasa Daerah di Kabupaten Barito Selatan. C. Yus Ngabut [et al.]. 1985. xv, 460 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Bayan. Wihadi Admojo, Yohannes Kalamper, dan Dewi Mulyani. 1994. xiv, 130 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Bedayuh. Ahadi Sulistiawan [et al.]. 1999. x, 126 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Katingan. Dunis Iper, Petrus Poerwadi, dan Wihadi Admojo. 1998. xvi, 163 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Lamandau. Nanang [et al.]. 1992. xii, 173 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Maanyan. Dunis Iper, Wihadi Admojo, dan Novesa Dahan. 2000. xiv, 114 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Paku. Dewi Mulyani Santosa [et al.]. 1989. xiv, 123 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Tamuan. Petrus Purwadi [et al.]. 1993. xiii, 191 hlm.; 21 cm,

Geografi Dialek Bahasa Banjar Hulu. Fudiat Suryadikara [et al.]. 1981. xix, 157 hlm.; 21 cm.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Melayu Kapuas. Nanang Haryono [et al.]. 2000. x, 118 hlm.; 21 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Sangau dan Sintang. Wati Kurniawati. 2002. xiii, 290 hlm.; 21 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Kutai. Buha Aritonang. 2002. xiv, 373 hlm.; 23 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Pasir. Buha Aritonang. 2002. xvii, 309 hlm.; 23 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Belu, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, dan Timur Tengah Utara. Buha Aritonang. 2002. xviii, 390 hlm.; 23 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Bulungan. Buha Aritonang [et al.]. 2002. xvii, 361 hlm.; 23 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kotamadya Pontianak dan Kabupaten Pontianak. Hidayatul Astar. 2002. xiv, 282 hlm.; 23 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Provinsi Kalimantan Selatan. Buha Aritonang [et al.]. 2002. xviii, 293 hlm.; 23 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Berau, Kotamadya Samarinda, dan Kotamadya Balikpapan. Wati Kurniawati [et al.]. 2002. xvii, 329 hlm.; 23 cm.

Kosakata Dasar Swadesh di Kabupaten Ketapang, Kapuas Hilir dan Sambas. Buha Aritonang. 2002. xviii, 285 hlm.; 23 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Banjar Hulu. Durdje Durasid [et al.]. xiv, 95 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bayan. Nanang, Yohanes kalamper, dan Moses Usman. 1988.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kendayan. Yoseph Thomas [et al.]. 1984. xxi, 153 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kutai. Fudiat Suryadikara [et al.]. 1984 x, 131 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Lawangan. Andriastuti [et al.]. 1985. xi, 98 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Kerja Bahasa Kendayan. Yoseph Thomas [et al.]. 1984. xxi, 153 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Siang. Wihadi Admodi, Dunis Iper, dan Sapriline. 2001. xi, 115 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bakatik. Suryati B. Azharie [et al.]. 2001. x, 118 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bayan. Nanang, Yohanes Kalampar, dan Moses Usman.1988. xi, 150 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Banjar Kuala. Djantera Kawi [et al.]. 1986.

Morfo-Sintaksis Bahasa Iban. Mustafa Kamal [et al.]. 1985. xi, 106 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Katingan. Durdje Durasid [et al.]. 1986. xiv, 120 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Mantang. Mohammad Diah [et al.]. 1999. viii, 72 hlm.; 21 cm.

Morfo-Sintaksis Bahasa Sangen. Dewi Mulyani Santosa Tandang dan Diana Sofyan. 1991. xix, 130 hlm.; 21 cm.

Nomina Bahasa Banjar. Jumadi [et al.]. 1998. xvi, 163 hlm.; 21 cm.

Pemajemukan dalam Bahasa Kendayan. Bambang Wijaya [et al.]. 1996. xiii, 63 hlm.; 21 cm.

Penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-Bahasa Daerah di Indonesia Provinsi Kalimantan Timur. Djantera Kawi [et al.]. 2002. xi, 296 hlm.; 23 cm.

Penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-Bahasa Daerah di Indonesia Propinsi Kalimantan Selatan. Djantera Kawi [et al.]. 2002. xii, 179 hlm.; 23 cm.

Refleksi Etimon Proto Austronesia dalam Bahasa Banjar. Djantera Kawi [et al.]. 1996. ix, 112 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Seruyan. Petrus Poerwadi, Dunis Iper, dan Mariyedi. 1998. xii, 156 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Kata Bahasa Banjar. Jumadi [et al.]. 1999. viii, 139 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Iban. Mustafa Kamal [et al.]. 1996. iv, 74 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Banjar Kuala. Abdul Djebar Hapip [et al.]. 1981. xv, 179 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Barangas. Abdul Djebar Hapip [et al.]. 1984. xix, 104 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Baru. Lambertus Elbar [et al.]. 1987.

Struktur Bahasa Bayan. Andriastuti dan Yohanes Kalamar. 1991. xv, 132 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bosap. Sjahrial Sar Ibrahim [et al.]. 1989. xv, 144 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bulungan. M. Asfandi Abdul [et al.]. 1985. xiii, 99 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Dusun Deyah. Djantera Kawi [et al.]. 1983. xiv, 138 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kahayan. Durdje Durasid, Djantera Kawi, dan Aries Djinal. 1990. xv, 141 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kantuk. Yoseph Thomas [et al.]. 1992. xi, 105 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kendayan. Donatus Lansau [et al.]. 1981.

Struktur Bahasa Kutai (Sistem Kata Kerja). Djantera Kawi dan Martha Kristanto. 1986. xiv, 74 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Lawangan. Fudiat Suryadikara [et al.]. 1985. xix, 106 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Manyaan. Djantera Kawi [et al.]. 1984.

Struktur Bahasa Paku. Danis Iper, Wihadi Admojo, dan Petrus Poerwadi. 2002. ix, 210 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sangen. Lambertus Elbar. 1986. ix, 151 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Siang. R. Budi Santoso, Dewi Mulyani Santoso, dan Tandang. 1990. ix, 145 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Tawoyan. C. Yus Ngabut dan Samuel Mihing. 1992. x, 61 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Tidung. Darmansyah [et al.]. 1981. xvi, 137 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Kendayan. Sukamto [et al.]. 1996. xiii, 85 hlm.; 21 cm.

Bahasa-Bahasa Sulawesi

Sulawesi Utara

Fonologi Bahasa Ponosokan. J. Akun Danie [et al.]. 1991. xiii, 95 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Tombulu. D. Sahulata [et al.]. 1993. xv, 105 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Suwawa. J. Rangubang [et al.]. 2001. x, 100 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Tombulu. J.A. Makalew Palar, L.D.Kembuan, dan R. Terok. 1994. xvi, 135 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Totemboan. L.D. Kembuan [et al.]. 1988. viii, 151 hlm.; 28 cm.

Geografi Dialek Bahasa Atinggola. Raymond Radiq Tingginehe [et al.]. 1993. xviii, 171 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Gorontalo. M. Musa Kasim [et al.]. 1978. xii, 198 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Sangir. J. Akun Danie [et al.]. 1998. xi, 348 hlm., 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Wolio. David Gustaaf Manuputty [et al.]. 1998. xi, 88 hlm.; 21 cm

Medan Makna dalam Bahasa Gorontalo. Yennie P. Pulubuhu. 2002. xiv, 225 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Sangir. George Bawole [et al.]. 1980. xii, 56 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bungku. Dahlan Kadjia [et al.]. 1998. x, 138 hlm.; 21 cm.

Morfologi Dialek Uki. Aaltje Tallei Pinontoan, R. Mamangkey-Pajow, dan Harasa Alitu-Pakaya. 1988.

Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Totoki. Dahlan Kajia. 2001. viii, 104 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bolaang Mongondow. H.T. Usup [et al.]. 1981. xx, 282 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Gorontalo. H. Alitu [et al.]. 1988. xv, 161 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Tombulu. Wiesje H.C.M.Lalamentik [et al.]. 1986. viii, 108 hlm.; ilus.; 29 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Totemboan. A.B.G. Rattu [et al.]. 1993. xii, 117 hlm.; 21 cm.

Morfologi Dialek Bune Bonda. Sariati [et al.]. 1988. xv, 205 hlm.; 21 cm.

Penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-Bahasa Daerah di Indonesia: Propinsi Sulawesi Utara. Multamia Lauder RMT [et al.]. 2000. x, 209 hlm., 21 cm.

Rekonstruksi Fonem Proto Mongondow Ponosakan. J.A. Karisoh Najoan. 1982. viii, 57 hlm.; 28 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Atinggola. Mansoer Pateda [et al.]. 2001. x, 142 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan (Reduplikasi) Bahasa Gorontalo. Tallei F. Rogiwarow [et al.]. 1983. xvi, 175 hlm. 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Talaud. George Bawole [et al.]. 1991. xi, 63 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Atinggola. Mintje Musa Kasim [et al.]. 1983.

Struktur Bahasa Buol. Ahmad Garantjang. 1986. xvii, 140 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Lolak. J. Akun Danie [et al.]. 1996. xiv, 440 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Manui. M. Asri Hente [et al.]. 1995. xii, 77 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Suwawa. George Bawole [et al.]. 1981. xiv, 136 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Talaud. George Bawole [et al.]. 1981. xiii, 85 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Tombulu. D. Sahulata [et al.]. 1993. xv, 105 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Tondano. Geraldine Y.J. Manoppo Watupongoh [et al.]. 1992. xiii, 115 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Totemboan. H. Th. Lomban Ticoalu [et al.]. 1984. ix, 82 hlm.; 21 cm.

Struktur Dialek Miangas. L. D. Kembuan [et al.]. 1986. xvi, 137 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bajo. Ni Luh Komang Candrawati [et al.]. 1997. xiii, 74 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bintauna. Hunggu Tadjuddin Usup [et al.]. 1996. xiii, 225 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Lolak. J. Akun Danie [et al.]. 1996. xiv, 440 hlm.; 21 cm.

Tata Bunyi Bahasa Tompembuni. H. Abdul Muthalib [et al.]. 1997. xi, 87 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Kaili. Abdillah A. Rahim, H. Hasan Basri, dan Ali Efendy. 1998. xiii, 101 hlm.; 21 cm

Ungkapan Bahasa Makassar. Muhammad Sikki. 1996. v, 168 hlm.; 21 cm.

Ungkapan dan Peribahasa Bahasa Kaili. Nurhayati Ponulele [et al.]. 1998. xi, 95 hlm.; 21 cm.

Sulawesi Tengah

Afiks Penanda Kala dalam Bahasa Kaili. A. Sofyan Inhuong [et al.]. 1982. vi, 59 hlm.; ilus.; 28 cm.

Bahasa-Bahasa di Sulawesi Tengah. Syahruddin Kaseng [et al.]. 1979 xii, 111 hlm. 21 cm.

Inventarisasi Bahasa Daerah di Propinsi Sulawesi Tengah. Indra B. Wumbu [et al.]. 1986. ix, 192 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bungku. Dahlan Kadjia. 1998. x, 138 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kaili. A. Sofyan Inhuong [et al.]. 1979. xi, 155 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Mori. A. Sofyan Inhuong [et al.]. 1986. ix, 80 hlm., 21 cm.

Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Mori. Baharudin Barasanuji, Paulina Sabioro, dan Hasnah Bungasaw. 2000. x, 122 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Totoli. A. Sofyan Inhuong [et al.]. 1990. xii, 112 hlm.; ilus.; 21 cm.

Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Saluan. Muh. Asri Hente, Laode Baisu, dan Ansari. 2000. viii, 122 hlm.; 21 cm.

Penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-Bahasa Daerah di Indonesia: Propinsi Sulawesi Tengah. Multamian RMT Lauder [et al.]. 2000. xiii, 198 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Bahasa Saluan. A. Sofyan Inhuong. 1990. xii, 112 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan (Reduplikasi) Bahasa Kaili. A. Sofyan Inhuong [et al.] 1984. xii, 71 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Pamona. M. Asri Hente, H. Amir Kadir, dan Raoda Bouti. 1994. xi, 76 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Balaesang. Ahmad Garantjang. 1985. xvi, 99 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Dampelas. Asri Hente [et al.]. 1989. xv, 79 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Napu. Ahmad Garantjang [et al.]. 1989. xi, 107 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Pamona. Latief Rozali [et al.]. 1984. xiii, 85 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Totoli. A. Sofyan Inhuong. 1991. xiii, 112 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Kaili. Abdillah Rahim [et al.]. 1998. xiii, 101 hlm.; 21 cm.

Ungkapan dan Peribahasa Kaili. Nurhayati Panulele [et al.]. 1998. xi, 95 hlm.; 21 cm.

Sulawesi Tenggara

Bahasa Wuna. Nurdin Yatim. 1980. xii, 57 hlm.; 22 cm.

Fonologi, Morfologi, dan Sintaksis Bahasa Buna. P. Sawardo [et al.]. 1996. xv, 84 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Tolaki. Abdul Muthalib [et al.]. 1985. xi, 115 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Binongko. Adnan Usmar [et al.]. 1991. xii, 129 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Mawasangka. Said Mursalin [et al.]. 1992. xiv, 118 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Kerja Bahasa Muna. Nurdin Yatim [et al.]. 1992. xii, 114 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Kerja Bahasa Wolio. Abu Bakar Sulaiman [et al.]. 1986. xv, 74 hlm.; 21 cm.

Morfologi Nomina Bahasa Wolio. Abdul Muthalib, Zalili Sailan dan Abdul Kadir Mulya. 1993. xi, 95 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Muna. J.S. Sande 1986. xvii, 180 hlm.; 21 cm.

Pemetaan Bahasa-Bahasa di Sulawesi Tenggara. Syahrudin Kaseng [et al.]. 1986. xii, 132 hlm.; 21 cm.

Penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-Bahasa Daerah di Indonesia:  Propinsi Sulawesi Tenggara. Multamia RMT Lauder [et al.]. 2000. viii, 198 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Nomina Bahasa Mawasangka. Zalili Sailan [et al.]. 1999. xii, 100 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Mamasa. Adnan Usmar, Salmah Djirong, dan Jahja. 2002. x, 162 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Nomina Bahasa Muna. Muhammad Gazali [et al.]. 1995. xii, 65 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Tolaki. J.P. Pattiasina [et al.]. xiii, 72 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Mawasangka. Abdul Kadir Mulya [et al.]. 1994. ix, 101 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Tolaki. Adnan Usmar [et al.]. 1985. vii, 126 hlm.; 28 cm.

Struktur Bahasa Balantak. Latief Rozali [et al.]. 1992. xi, 53 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Besoa. Ahmad Saro [et al.]. 1991. xiv, 85 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Cia-Cia. Abdullah Mustafa [et al.]. 1991. xi, 92 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Mawasangka. Said Mursalin [et al.]. 1992. xiv, 118 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Mekongga. Mahmud [et al.]. 1995. xii, 116 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Wolio. Husen Abas. 1983. xiii, 62 hlm.; 21 cm.

Sulawesi Selatan

Dialek Geografi Bahasa Bugis Bagian Utara, Khusus di Kabupaten  Pinrang. Said Mursalin [et al.]. 1981. xv, 157 hlm.; 21 cm.

Dialek Tallumpanuane atau Campalagian. Abdul Muthalib [et al.]. 1973. v, 85 hlm.; 21 cm.

Fonemik Bahasa Makassar. Djirong Dg. Ngewa [et al.]. 1972. v, 44 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Toraja Sa'dan. J.S. Sande [et al.]. 1981. vii, 321 hlm.; 28 cm.

Kata Tugas Bahasa Bugis. Syahruddin Kaseng [et al.]. 1987.

Kata Tugas Bahasa Mandar. Muhammad Sikki [et al.]. 1986. xiii, 174 hlm.; 21 cm.

Kata Tugas Bahasa Bugis. Syahrudin Kaseng [et al.]. 1986.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Makasar di Sulawesi Selatan. Syahruddin Kaseng. 1978.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Mandar. Abdul Muthalib [et al.]. 1986. xv, 106 hlm.; 21 cm.

Morfologi Adjektiva Bahasa Bugis. Muhammad Sikki [et al.] 1991. xi, 188 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bugis. D.M. Ide Said 1979. xiv, 130 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Makassar. A. Kadir Manyambeang [et al.]. 1979. xiii, 113 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Massenrempulu. Sitti Hawang Hanafie. 1983. xv, 102 hlm.; 21 cm.

Pemerolehan Struktur Bahasa Anak-Anak Prasekolah (Ekabahasa Bugis). Syahruddin Kaseng [et al.]. 1986. xv, 99 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Adjektiva Bahasa Massenrempulu. Syamsul Rijal, Muhammad Sikki, dan Nursiah Tupa.1993. xi, 81 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Mandar. Muis Badulu [et al.]. 1985. xiii, 127 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Massenrempulu. Said I Mursalin [et al.]. 1984. xv, 140 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Toraja Saqdan. S. Biring [et al.]. 1981. xi, 167 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Bahasa Makassar. Abdul Muthalib [et al.]. 1995. xi, 96 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Makassar. Said Mursalin. 1984. iii, 77 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Mandar. Abdul Muthalib [et al.]. 1984. xv, 78 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Massenrempulu. Muhammad Sikki [et al.]. 1995. xi, 84 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Toraja Saqdan. Cornelius Salombe [et al.]. 1993. xi, 72 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Wotu. Cornelius Salombe [et al.]. 1987. xi, 99 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bajo. Ni Luh Komang Candrawati [et al.]. 1997. xiii, 74 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Makassar. Djirong Basang dan Aburaerah Arief. 1981. xii, 52 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Mandar. R.A. Palenkahu [et al.]. 1983. xiv, 106 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Pamona. Latif Rozali [et al.]. 1984.

Struktur Bahasa Toraja Sa'dan. J.S. Sande [et al.]. 1984. x, 142 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Bugis. Muhammad Sikki [et al.]. 1991. xii, 165 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Makassar. Abd. Kadir Manyambeang [et al.]. 1996. xvi, 272 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Mandar. Abdul Muthalib [et al.]. 1992. xiii, 213 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Massenrempulu. Muhammad Sikki [et al.]. 1997. xii, 256 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Toraja. J.S. Sande [et al.]. 1997. xiv, 198 hlm.; 21 cm.

Tipe Semantik Nomina Bahasa Makassar. Zainuddin Hakim [et al.]. 1999. viii, 120 hlm.; 21 cm.

Tipe Semantik Nomina Bahasa Mandar. H. Abdul Muthalib [et al.]. 2001. x, 110 hlm.; 21 cm.

Bahasa-Bahasa Maluku dan Irian

Maluku

Morfologi Bahasa Rote. Fanggidae A.M. [et al.]. 1998. xiv, 113 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Tidore. O. Kakerissa [et al.]. 1997. x, 86 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Tidore. O. Kakerissa, A. Lessy, dan J. Tamaela. 1997. x, 85 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Alune. E. Wattimury, A. Haulussy, dan J. Pentury. 1996. xi, 103 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Banda. O. Kakerisa [et al.]. 1996. xi, 60 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Galolen. I Nengah Semeta Sadnyana [et al.]. 1994. xii, 99 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Gorom. O. Kakerissa [et al.]. 1986. xvii, 65 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kei. J. Tetelepta [et al.]. 1985. xiii, 73 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kisar. Samuel Samloy [et al.]. 1998. xiv, 129 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Tanimbar. C. Pieter [et al.]. 1986. xiii, 51 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Ternate. C. Apituley [et al.]. 1983. x, 34 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Tobelo. E.J.F. Rugebregt [et al.]. 1986. ix, 66 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Banda. O. Kakerissa, J. Kasihuw, dan J. Tamaela. 1996. xi, 60 hlm.; 21 cm.


Irian

Fonologi Bahasa Bahaam. Don A.L. Flassy [et al.]. 1987. xvii, 148 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Dani Barat. Theodorus T. Purba [et al.]. 1993. xv, 112 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Ekagi. Dharmojo [et al.]. 1996. xi, 99 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Waropen. Don A.L. Flassy [et al.]. 1994. xi, 112 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Yakhai. Barth Kainakainu [et al.]. 1998. xi, 184 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Ormu. Theodorus T. Purba, Yacobus Paidi, dan Bartolomeus Kainakainu; penyunting Farid Hadi. 1997. xiv, 363 hlm.; 21 cm.

Morfologi Bahasa Ekagi. Athur Simin [et al.]. 2001. xi, 135 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Biak. Christ Fautngil, Frans Rumbrawer, dan Bartolomeus Kainakaimu. 1993. xii, 81 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Gresi. Theodorus T. Purba, Yacobus P. dan Semuin Karoba. 2002. xiii, 250 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Dani Barat. Theodorus T. Purda [et al.]. 1997. xv, 168 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Iha. Don A.L. Flassy dan Lisidius Animung. 1992. xiv, 110 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Dani Barat. Theodorus T. Purba [et al.]. 1997. xv, 168 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kalabra( Fonologi). Theodorue T. Purba [et al.].


Bahasa Melayu

Bahasa Banjar Hulu/Durje Durasid dan Jantera kawi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1978. xi, 46 hlm.; 21 cm.

Bahasa Melayu Dialek Deli Medan/Syahdan Manurung dan Zubeirsyah. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xi, 114 hlm.; 21 cm.

Bahasa Ogan/Diemroh Ihsan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1991. xi, 141 hlm.; 21 cm.

Bahasa Melayu Dialek Deli Medan/Syahdan Manurung [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xi, 114 hlm.; 21 cm.

Bahasa Semende/Yuslizal Saleh [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1979. xvi, 199 hlm.; 21 cm.

Bahasa Serawai/Zainul Arifin Aliana [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1979. xiv, 97 hlm.; 21 cm.

Dialek Bahasa Orang Laut/Moh. Daud Kadir, Moh. Yunus R.,dan Siti Syamsiah. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986. xxi, 183 hlm.; 21 cm.

Fonemik Bahasa Makasar/Jirong Dg. Ngewa [et al.]. Jakarta: Lembaga Bahasa Nasional, 1972. v, 44 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Bonai/Ruswan [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2000. viii, 116 hlm.; 21 cm.

Fonologi Bahasa Melayu Sambas/Firman Susilo [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1998. xii, 127 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Lematang/Diemroh Ihsan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1996. xiii, 130 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Muko-Muko/Zainul Arifin Aliana [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1993. x, 177 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Ranau/Siti Salamah Arfin [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1998. xi, 203 hlm.; 21 cm.

Fonologi dan Morfologi Bahasa Sindang/Siti Salamah Arifin [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1996. xiv, 114 hlm.; 21 cm.


Geografi Dialek Bahasa Banjar Hulu/Fudiat Suryadikara [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1981. xix, 157 hlm.; 21 cm.

Geografi Dialek Bahasa Melayu Riau Kepulauan/Saidat Dahlan[et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1989. xxvii, 368 hlm.; 21 cm.

Geografi Linguistik Bahasa Enim/Zainal Abidin Naning [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1998. ix, 209 hlm.; 21 cm.

Hubungan Bahasa dan Dialek Melayu Kabupaten Kampar Bagian Timur dengan Bahasa Daerah Bekas Kerajaan Siak/Saidat Dahlan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1983. xviii, 178 hlm.; 21 cm.

Kata Benda dan Kata Sifat Bahasa Melayu Deli/Muhizar Muchtar [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, xii, 71 hlm.; 21 cm.

Konstruksi Verba Aktif-Pasif dalam Bahasa Kerinci/Yulisman [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1995. xiii, 102 hlm.; 21 cm.

Kosakata Melayu dalam naskah Sunda Kuno: Deskripsi dan Dampak Hononimi/Mimin Rukmini [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2000. x, 78 hlm.; 21 cm.

Kosakata Bahasa Melayu Riau/Abu bakar [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xv, 126 hlm.; 21 cm.

Latar Belakang Sosial Bahasa Melayu Bangka/R.M. Arief [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xvi, 145 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Banjar Hulu/Durje Durasid [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xiv, 95 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Besemah/Zainal Abidin Gaffar [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1983. xvi, 161 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bilide Dialek Lembak/Zainal Arifin Aliana [et al.]. Jakart: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. x177 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kayu Agung/Zainal Abidin Gani [et al.[. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986. viii, 166 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kendayan/Yoseph Thomas [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xxi, 153 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Kerinci/Syahwin Nikelas [et al.]. Jakarta: Pusat pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1981. xvii, 128 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Makasar/A. Kadir Manyambeang [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1979. xiii, 113 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Bangka/Mutsanni Ahmad [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembvangan Bahasa, 1984. xvi, 301 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Bengkulu/D. Imranuddin [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1994. xii, 71 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Bitung/Syahrul Napsisn [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,1986. xiii, 163 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Manado/J.A. Karisoh Nayoan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1981. xii, 131 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Palembang/Zainal Arifin Aliana [et al.]. jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1987. xviii, 233 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Pontianak/Mustafa Kamal [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986. xxi, 82 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Riau/Kailani Hasan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1983. xii, 90 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Sanggau/Azharie Arief [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1989. xiv, 73 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Musi/R.M. Arif [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xvii, 129 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Ogan /R.M. Arif [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xiii, 275 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Panesak/Mulyadi Eko Purnomo [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2000. viii, 211 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Rawas/Zainul Arifin Aliana [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xiii, 189 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Sakai/Sugiyo Hadi Martono [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1995. xiv, 114 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Semende/Yuslizal Saleh [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xix, 240 hlm.; 21 cm.

Morfologi dan Sintaksis Bahasa Serawai/Siti Salamah Arifin [et al.]. Jakarta: Pusat Pambinaan dan Pengembangan Bahasa, 1992. xii, 169 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Benda dan Kata Sifat Bahasa Kerinci/Jusnidar Anwar [et al.].. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xiii, 117 hlm.; 21 cm.

Morfologi Kata Kerja Bahasa Kendayan/Yosedph Thomas [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xiii, 93 hlm.; 21 cm.

Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Melayu Riau/Ruswan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1993. v, 91 hlm.; 21 cm.

*Morfosintaksis Bahasa Banjar Kuala/Jantera Kawi [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986.

Morfosintaksis Bahasa Melayu Riau/Idrus Lubis [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1990. v, 91 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Melayu Bengkulu/Imranuddin D. [et al.].Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1994. xii, 71 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Melayu Sambas/Y. Trimantomo G.H. [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xii, 122 hlm.; 21 cm.

Morfosintaksis Bahasa Musi/R.M. Arief [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xvii, 129 hlm.; 21 cm.

Nomina Bahasa Banjar/Jumadi [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1998. xvi, 163 hlm.; 21 cm.

Pemajemukan dalam Bahasa Kendayan/Bambang Wijaya [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,1990. xiii, 63 hlm.; 21 cm.

Pemertahanan Bahasa Melayu Loloan di Bali/Sumarsono. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1993. xiii, 302 hlm.; 21 cm.

Pemetaan Bahasa Daerah di Riau dan Jambi/Saidat Dahlan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986. xxvi, 91 hlm.; 21 cm.

Peribahasa Makasar/Zainuddin Hakim (ed). Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan bahasa, 1995. vii, 180 hlm.; 21 cm.

Pemertahanan Bahasa Melayu Loloan di Bali/Sumarsono. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1993. xiii, 302 hlm.; 21 cm.

Ragam dan Dialek Bahasa Melayu Bangka/Sofyan Silahidin, Yuslizal Saleh, dan Ahyar Burhan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1991. x, 68 hlm.; 21 cm.

Ragam dan Dialek Bahasa Ogan/Zaini Wahab [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1990. xiii, 93 hlm.; 21 cm.

Refleksi Etimon Proto Austronesia dalam Bahasa Banjar/Jantera Kawi [et al.]. jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1996. ix, 112 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Muko-Muko/Suwarno [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1993. xvi, 78 hlm.; 21 cm.

Sintaksis Bahasa Sindang/Siti Salamah Arifin [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1997. ix, 218 hlm.; 21 cm.

Sistem Morfologi dan Sintaksis Bahasa Melayu Langkat/Syahron Lubis [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengem-bangan Bahasa, 1986. xvi, 145 hlm.; 21 cm.


*Sistem Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Bonai/Ruswan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986.

Sistem Morfologi Verba Bahasa Besemah/Zainul Arifin Aliana [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xvi, 182 hlm.; 21 cm

Sistem Pemajemukan Bahasa Makasar/Abdul Muthalib [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1995. xi, 96 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Bahasa Melayu Bangka/Siti Salamah Arifin [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2000. x, 129 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Kata Bahasa Semende/Yuslizal Saleh [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1987. xii, 128 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Bahasa Serawai/Didi Yultio [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2002. xi, 132 hlm.; 21 cm.

Sistem Pemajemukan Kata Bahasa Banjar/Jumadi [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1999. viii, 139 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Enim/Zainal Arifin Aliana [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1988. xv, 127 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Makasar/Said Nursalim [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xiii, 77 hlm.; 21 cm.

Sistem Perulangan Bahasa Melayu Sambas/Y. Trimantomo G.H.Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xii, 122 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Enim/Siti Salamah Arifin [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1988. xi, 127 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Melayu Bitung/Siti Salamah Arifin [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2002. xii, 115 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Serawai/Suryadi [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2002. vii, 115 hlm.; 21 cm.

Sistem Reduplikasi Bahasa Lintang/Diemroh Ihsan, Chuzaimah Dahlan D., dan Majelis. Jakarta: Pusat Bahasa, 2002. xi, 112 hlm.; 21 cm.

Sistem Sapaan Bahasa Melayu Sambas/A.R. Muzamil [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1997. ix, 205 hlm.; 21 cm.

Sistem Sapaan dalam Bahasa Melayu Pontianak/Albert Rufinus [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. v, 73 hlm.; 21 cm.

Sistem Sapaan Dialek Jakarta/M. Dj. Nasution, Sulistiati, dan Atika S.M. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1994. xiv, 105 hlm.; 21 cm.

Struktur Adjektiva dan Adverbia Bahasa Melayu Jambi/Imam Suwandi Wibowo [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1996. ix, 77 hlm.; 21 cm.


Struktur Bahasa Akit/Said Mahmud Umat [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1991. xv, 99 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Banda/O. Kakerisa, J. Kasihuw, dan J. Tamaela. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1996. xi, 60 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Banjar Kuala/Abdul Jebar Hapip [et al.]. Jakarta: Pusat pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1981. xv, 179 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Bonai/Ruswan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xvii, 94 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kayu Agung/P.D. Dunggio [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xiv, 157 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Kubu/P.D. Dunggio [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xix, 156 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Makasar/Jirong Basang dan Aburaerah Arief. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahsa, 1981. xii, 52 hlm.; 21 cm.

*Struktur Bahasa Melayu Ambon/J. Tetelepta [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984.

Struktur Bahasa Melayu Bangka/Zulkarnain Mustafa [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xv, 139 hlm.; 21 cm.

Struktur bahasa Melayu Dialek Ketapang/Ahadi Sulissusiawan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1998. xi, 151 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Dialek Kuantan/Ruswan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986. xiv, 139 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Dialek Panai/Aiyub [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1999. xii, 100 hlm.; 21 cm.

*Struktur Bahasa Melayu Jambi/Nurzuir Husin [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985.

Struktur bahasa Melayu Langkat/Yusmaniar Noor [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xv, 127 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Palembang/P.D. Dunggio [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1983. xiii, 89 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Riau dalam Cerita Rakyat/Kailani Hasan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1983. xii, 114 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Riau Dialek Pasir Pangairan/Saidat Dahlan [et al.], Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1990. xiv, 85 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Riau Dialek Pesisir/Saidat Dahlan [et al.]. Jakarta: Pusat pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1991. xvi, 104 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Sambas/Mustafa Kamal [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xii, 96 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Sanggau/Suradi Bohari [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. vi, 104 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Melayu Serdang/Yusmaniar Noor, Jawasi Naibaho, dan Fadilla. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1995. xvi, 191 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Muko-Muko/Umar Manan [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986. xxi, 183 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Musi/Zainal Gani [et al.]. jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1981. xvi, 220 hlm.; 21 cm.

*Struktur Bahasa Orang Laut/Burhanuddin Ch. Usman [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1983. xx,

Struktur Bahasa Panesak/Zainal Abidin gaffar [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xiv, 153 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Pekal/Syahwin Nikelas [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986. xvii, 93 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Rawas/Yuslizal Saleh [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1984. xvii, 260 hlm.; 21 cm.

Struktur Bahasa Sakai/Idrus Lubis [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1985. xvii, 118 hlm.; 21 cm.

*Struktur Bahasa Sokop/Siti Syamsiar [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1986.

Struktur Nomina Bahasa Melayu Jambi/Arifudin [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2000. viii, 156 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Kendayan/Sukamto [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1993. xiii, 85 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Makasar/Abd. Kadir manyambeang [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1996. xvi, 272 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Melayu Jambi/Erizal gani [et al.]. Jakarta: Pusat Bahasa, 2000. viii, 176 hlm.; 21 cm.

Tata Bahasa Melayu Riau/H. Idrus Lubis [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1993. xxiii, 280 hlm.; 21 cm.

Tipe Semantik Nomina Bahasa Makasar/Zainuddin Hakim [et al.]. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1999. viii, 120 hlm.; 21 cm.